
Foto: telegraph.co.uk
(Vibizlife - Fashion News) Aktris era 70-an Marisa Berensin dan Maria Schneider, menginspirasi Kenzo untuk menghadirkan nuansa boho-borjuis untuk koleksi Autumn/Winter 2010/11 di Paris Fashion Week.
Tak seperti gaya bohemian kebanyakan, sang kepala desainer Antonio Marras mengkombinasikannya dengan gaya busana para borjuis pada era itu, menghasilkan perpaduan kontras antara gaya hidup kaum hippie dan borjuis.
"Dua gaya ini datang dari sosok Marisa Berenson dan Maria Schneider, yang bermain sangat apik bersama Marlon Brando dalam film "Last Tango In Paris". Kami memadukan unsur-unsur alam dengan kemegahan dan ketangguhan baja," ungkap Antonio seperti dilansir Telegraph.
Antonio menggabungkan sisi keindahan bak puisi seorang seniman dengan unsur vintage yang diterjemahkan dalam dua nuansa warna: terakota dan violet-turquoise. Ultra-long maxi-dress dengan aksen lipit, diperkaya dengan aplikasi patchwork, print, serta berbagai macam hiasan dari bulu, manik-manik dan fringe.
Kenzo juga menawarkan gaya padu padan pada busana bohemian, seperti kaos panjang yang dipadukan dengan kardigan atau sweater motif geometris. Dipermanis dengan aksesori seperti belt, tas kulit dan chunky necklace.
Gaya borjuis ditampilkan lewat busana bernuansa equestrian, misalnya jaket wool, celana jodhpur dan vest dengan aplikasi floral smock, dan aksen tumpuk.