| Calculate Your Body Mass Index |
| Body Mass Index (BMI) is a measure of body fat based on height and weight that apllies to both adult men and women. |
Your BMI :
BMI Categories:
Underweight
< 18.5
Normal weight
18.5 - 23
Overweight
23.1 - 29.9
Obesity
BMI of 30 or greater
BMI Table
|
|
|
|
| Cegah Masuk Angin Dengan Bunga Kecombrang |
Kamis, 29 Juli 2010 16:41 WIB
|
Foto : dtc
Bunga berwarna pink cantik ini ternyata bukan hanya bisa dijadikan hiasan, tetapi juga enak untuk bumbu masakan. Memiliki aroma harum yang khas, paduan serai, jahe dan lemon. Tak hanya itu, kecombrang ini juga bisa dijadikan obat masuk angin.
Mungkin belum terlalu banyak orang yang mengetahui tentang jenis tanaman ini. Yak, kecombrang atau rias namanya. Seringkali ditemukan di beberapa resep masakan Nusantara. Kecombrang atau yang sering disebut honje oleh masyarakat Jawa Barat merupakan tanaman yang masih satu rumpun dengan jahe.
Kecombrang biasanya dijadikan sebagi bumbu penyedap di beberapa jenis masakan Nusantara. Kuntum bunga ini sering dijadikan lalapan atau direbus dan dijadikan lalapan oleh masyarakat Jawa Barat. Di daerah Pekalongan, kecombrang yang sudah diiris halus dijadikan campuran pembuatan megana, alias urap dengan bahan dasar nangka muda.
Fungsi kecombrang atau kincung (sebutan orang Sumatera Utara) untuk menghilangkan aroma amis ikan pada masakan. Kecombrang yang masih serumpun dengan jahe ini, memiliki rasa yang sedikit pedas mirip dengan jahe. Tak heran jika kecombrang cocok disantap ketika udara dingin untuk menghindari masuk angin.
Selain itu kecombrang enak dibuat sambal, campuran pecel, campuran gulai khas Sumatera dan juga untuk pelengkap pepes ikan. Aroma wangi mirip lemon, jahe atau serai dan sedikit rasa asamnya ternyata bisa memberi rasa hangat di badan dan mencegah masuk angin. Selain lezat, berkhasiat juga untuk tubuh. Kecombrang banyak dijual di pasar tradisional dengan harag Rp. 1.000,00-Rp. 2.000,00 per buah.
(dtc)
|
|
| 1 Komentar |
| |
| cyra 2010-07-30 12:09 |
wah baru tahu ne... |
| |
Halaman: 1
|
|
|
Ask the Experts
|
|
Dr. Lamrenta Simanjuntak
alumni Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia, yang merupakan salah satu dokter teladan untuk daerah Lampung, pada saat PTT di daerah tersebut. Ia juga mendapat rekomendasi dari daerah lampung tersebut untuk dapat mengambil specialis anak di Universitas Indonesia.
Ia sudah bekerja dibeberapa rumah sakit, dari rumah sakit pendidikan sampai bertaraf internasional. Ia juga telah mengikuti berbagai pelatihan, dan saat ini Ia juga memiliki praktek pribadi di daerah Meruya Selatan, Jakarta Barat.
Selain sebagai dokter, Ia juga bergerak dalam bidang usaha rumah lulur tradisional “Wanita Indonesia” dengan visi bahwa kulit seorang wanita sangatlah penting dan itu perlu dipelihara senantiasa, sebab kecantikan seorang wanita terlihat dari kulit tubuh yang bersih dan sehat.
|
|
|