Siapa yang tidak mengenal “teh” ? Di antara sekian banyak jenis minuman, teh termasuk minuman paling banyak digemari masyarakat. Dari kalangan yang paling atas sampai kalangan yang paling bawah , dari tua sampai muda, bahkan sepertinya ”teh” menjadi minuman wajib untuk menjamu tamu.
.jpg)
Bahkan di salah satu negara, dikenal adanya upacara minum teh, dan di hampir semua restaurant , minuman teh ini menjadi minuman awal saji sebelum makanan dan minuman yang dipesan disajikan.
Namun demikian, selain ada nilai-nilai kultural teh seperti diatas, minum teh juga memberi manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.
• Teh mengandung antioksidan.
Antioksidan yang dimiliki teh memberikan perlindungan bagi tubuh Anda dari penuaan ataupun efek dari polusi.
• Teh mempunyai kafein yang lebih rendah dari kopi.
Kopi biasanya mempunyai kafein 2 hingga 3 kali lipat lebih banyak dari teh. Secangkir kopi mengandung sekitar 135 mg kafein, sedangkan kafein di teh dengan ukuran yang sama, hanya terdapak kafein sebanyak 30-40 mg saja.
• Mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke.
Gumpalan dalam darah yang berasal dari kolesterol menyebabkan serangan jantung dan stroke. Teh dapat membantu melancarkan aliran darah dan membersihkannya. Sebuah penelitian di Belanda menemukan bahwa orang yang minum teh setidaknya 2 kali sehari 70% lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami serangan jantung.
• Teh melindungi tulang.
Tidak hanya susu yang ditambahkan pada teh yang dapat memperkuat tulang Anda. Ada penelitian yang menemukan bahwa orang yang telah meminum teh lebih dari 10 tahun memiliki tulang yang kuat. Ini mungkin disebabkan oleh phytochemical yang terkandung di dalam teh.
• Teh memberikan senyum yang indah.
Bukan teh yang menyebabkan kerusakan gigi, namun gula yang dicampurkan di dalamnya yang mempunyai efek buruk pada gigi. Teh sendiri mengandung flouride yang menjauhkan plak dari gigi. Jadi, tambahkanlah teh tawar pada rutinitas Anda dalam menjaga gigi dan gusi.
• Teh meningkatkan pertahanan tubuh Anda.
Meminum teh dapat membantu ketahanan tubuh Anda agar terhindar dari infeksi.
• Teh melindungi tubuh dari kanker.
Teh mengandung polyphenol, antioksidan yang ditemukan dalam teh, yang dapat melindungi tubuh dari kanker.
• Teh dapat menjaga tubuh tidak kekurangan cairan.
Selama ini minuman yang mengandung kafein dianggap tak dapat dikategorikan dalam minuman yang memberi kontribusi cairan bagi tubuh. Namun para peneliti ternyata menemukan bahwa minuman berkafein dapat memberikan kontribusi cairan yang sama dengan minuman lain.
• Teh bebas kalori.
Teh tidak mengandung kalori, kecuali jika ditambahkan pemanis atau susu. Mengkonsumsi 250 kalori lebih rendah per harinya akan dapat menurunkan berat badan sebanyak kurang lebih 1/2 kg per minggunya.
• Teh meningkatkan metabolisme tubuh.
Teh, terutama teh hijau, dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Anda dapat membakar sekitar 70-80 kalori tambahan hanya dengan meminum 5 cangkir teh hijau setiap hari.
• Teh mampu menstimulir sistem sirkulasi.
Memperkuat pembulu darah dan munurunkan koleterol dalam darah, bahkan dapat meningkatkan jumlah sel darah putih yang bertugas melawan infeksi.
Sehingga teh dapat juga mencegah serangan influenza.
• Teh mampu memperbaiki konsentrasi.
Teh dapat menajamkan perhatian dan konsentrasi seseorang dan kemampuan memecahkan masalah.
• Teh sebagai antioksidan
Teh juga mengandung Vitamin E, yang bertindak sebagai antioksidan dan menunda penuaan.
Foto : teatimenashville.com
|